Dalam talkshow yang diselenggarakan pada event Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) di Sun Plaza Medan pada hari Minggu, 26 Oktober 2025, narasumber Afta Kelana Putra Purba selaku Sales & Marketing Manager dan Syaiful Ramadhan selaku Corporate B2B Supervisor dari VIAR Sumut berbagi pengalaman menarik tentang motor niaga Karya Roda Tiga serta daya tahan dan efisiensi motor listrik mereka.
Talkshow dibuka oleh Syaiful yang menjelaskan tentang motor niaga Karya Roda Tiga sebagai Kendaraan Operasional VIAR di Pemerintahan serta Perusahaan. Hal ini dapat dilihat dari kerjasama dari tahun ke tahun dengan berbagai instansi seperti instansi pemerintahan dan swasta, dengan merambah berbagai sektor seperti logistik, perkebunan, lingkungan hidup, hingga pemadam kebakaran. Ini menunjukkan bahwa Karya Roda Tiga VIAR multifungsi untuk berbagai kebutuhan, baik untuk kendaraan operasional di lingkungan pemerintahan, perusahaan dan bahkan yang saat ini sedang menjamur di kalangan UMKM khususnya kuliner.
Syaiful juga menambahkan bahwa VIAR juga menjadi pelopor motor listrik ber-STNK di Indonesia. VIAR menghadirkan sepeda motor listrik pertama, Q1, pada tahun 2017, yang sudah dilengkapi dengan surat-surat kendaraan, memungkinkan motor listrik dapat dikendarai secara legal di jalan raya.
Selain untuk kebutuhan pribadi serta instansi, kendaraan VIAR juga turut meramaikan sektor pariwisata melalui penyewaan sepeda listrik dan All-Terrain Vehicle (ATV) seri Razor pada wahana bermain dan objek wisata. Para pengunjung dapat menyewa sepeda listrik dan ATV VIAR untuk berkeliling di objek wisata serta merasakan pengalaman mengendarai sepeda listrik dan ATV.
Ketika MC menanyakan soal ketahanan motor listrik, Afta menjelaskan bahwa hingga kini sudah ada sekitar 2.000 unit motor listrik VIAR yang digunakan oleh mitra Grab. Hal ini membuktikan bahwa layanan aftersales dan ketersediaan sparepart VIAR telah terbukti kuat di lapangan. “Kalau bisa dirawat, pasti aman,” ujarnya, sambil menekankan pentingnya perawatan berkala. Ia juga menambahkan, motor listrik VIAR terbukti tangguh bahkan saat banjir di Medan, di mana unit-unit Grab tetap beroperasi dengan baik.
Selain ketahanan, efisiensi menjadi salah satu keunggulan utama motor listrik VIAR. Saat membandingkan penggunaan listrik dan bensin, Afta menjelaskan bahwa perbedaannya bisa mencapai hemat hingga 80%. Dengan biaya sekitar Rp 1.700 per kWh, motor listrik VIAR mampu menempuh jarak hingga 60 kilometer. Sebagai perbandingan, motor konvensional memerlukan sekitar dua liter bensin untuk jarak yang sama, yang setara dengan Rp 20.000. “Artinya, Rp 1.700 banding Rp 20.000,” jelas Afta, menegaskan betapa besar penghematan yang bisa didapat pengguna motor listrik.
Soal baterai dan pengisian daya juga menjadi perhatian penting bagi calon pengguna. Afta menjelaskan bahwa motor listrik VIAR dirancang agar mudah diisi ulang langsung di rumah. “Kita buat produk ini memang untuk di-charge di rumah, bukan sistem swap, supaya lebih aman dan tidak tertukar,” jelasnya. Dengan konsep ini, pengguna tidak perlu khawatir mencari stasiun pengisian di luar, cukup colokkan di rumah dan motor siap digunakan kembali keesokan harinya.
Sementara itu, Syaiful memperkenalkan salah satu unit unggulan VIAR yang paling menarik perhatian di booth pameran, yaitu VIAR ER2. Motor listrik ini dirancang untuk keluarga, dengan daya angkut hingga 250 kg dan mampu menampung dua orang dewasa serta satu anak. Kecepatan maksimumnya telah disesuaikan dengan standar pemerintah, yakni 30 km/jam, dan memiliki jarak tempuh antara 40 hingga 50 km per pengisian penuh. Dengan desain kokoh, performa stabil, dan fitur ramah keluarga, VIAR ER2 menjadi pilihan ideal bagi mereka yang mencari kendaraan ramah lingkungan untuk aktivitas harian.
Dengan kombinasi ketahanan, efisiensi, dan kemudahan pengisian daya di rumah, motor listrik VIAR semakin memperkuat posisinya sebagai solusi mobilitas masa depan yang hemat, aman, dan ramah lingkungan. Tidak heran jika semakin banyak masyarakat dan mitra transportasi seperti Grab mempercayai VIAR sebagai pilihan utama kendaraan listrik di Indonesia.